Thursday, March 29, 2012

“Subhanallah Anakku sudah Akil Baligh…..”


Hari ini rabu tanggal 28 Maret 2012, aku contact dengan Nadya beberapa kali hari ini tetapi  karena dia sedang menikmati hari libur karena kelas 6 nya ada try out.

Dan hari ini aku juga punya beberapa kado untuk Dia, inginnya sih setiap hari bisa membawakan hadiah untuknya hari ini aku beli 1 set buku ensiklopedia dari ganeca exact di bazaar bawah  dan hari ini entah kenapa aku ingin pulang lebih cepat ingin ketemu Nadya pada saat di perjalanan pulang aku juga mampir untuk membelikan makanan kesukaan Nya (burger premium) di klenger Burger Cirendeu.

Saat aku sampai rumah mbak Novi sudah menunggu dan aku langsung menanyakan kemana Nadya,  dan di jawab di atas bu, dan mbak Novi langsung memberikan informasi, Nadya hari ini dapat Menstruasi bu, aku  Kaget, dan merasa jantungku berdetak dengan cepatnya pada saat itu, ada perasaan bahagia, cemas dan was-was,.. tetapi pada saat itu aku langsung ingin ketemu dengan Nadya.

Dia bercerita tadi dia ke toilet ingin buang air kecil jam 3-4 an sore dan ternyata sudah saat nya dia dapat haid pertama kali hari ini, dia tidak kaget dan juga tidak aneh, hanya di bantu oleh mbak Novi untuk menggunakan pembalut, dan pagi  harinya aku mengajari dia bagaimana menggunakan pembalut  (arah depan dan belakang) memberi tahu macam-macam pembalut yang ada saat ini.

Aku menyadari  Masa akil baligh adalah masa bagi seorang anak yang dipandang cukup untuk mengemban misi kehidupan.  Saat ini Nadya  mulai memasuki umur yang memungkinkan baginya mulai memahami jati dirinya sebagai hamba Allah, “Subhanallah Anakku sudah Akil Baligh…..” Pada masa inilah berlaku beban hukum (taklif) syariat kepadanya. Ada pena pencatat pahala dan dosa di setiap tingkah lakunya. Mukallaf. Ia tidak lagi bocah dan kanak-kanak, melainkan remaja atau anak muda yang beranjak dewasa.

Ya Allah semoga  aku bisa memberikan bimbingan kepada nya untuk menjadi WANITA yang siap dalam menghadapi kehidupan yang  penuh dengan warna ini dan aku juga berdoa semoga NADYA ku menjadi wanita yang dapat menentukan WARNA NYA sendiri sehingga dapat ikut mewarnai kehidupan semua orang yang ada di sekitarnya.

I LOVE YOU NADYA,…

Friday, March 16, 2012

Ayaaaaah,.....

Jum'at,.. 13  Agustus  2010

Sehabis Sholat  isya hari ini saya teringat orang tua saya
Yang telah tiada,...Ayaaah,.
Memang secara rutin, setiap selesai sholat subuh,
saya selalu membacakan surat al fatehah dan beberapasurat pendek sebagai doa kepada beliau.
Seperti ada yang mengingatkan,
perasaaan saya terbawa pada peristiwa menyedihkan,
yakni saat ayahku menghadapi kematian,
yang sesungguhnya sudah terjadi  beberapa tahun yang lalu.

Di mata saya, ayah adalah orang tua yang tegas
mendidik anak-anaknya yang  lima orang ,
tetapi tidakpernah merasa berputus asa
sekalipun menghadapi persoalan hidup yang sedemikianberat,
terutama terkait dengan kehidupan ekonomi,
sebagaimana umumnya hidup di pedesaan,
berada di bawah standar.
Jumlah anak yang lumayan,
Yang saya lihat dan rasakan,
Walaupun ayah serba kekurangan dalam hidupnya,  dan
memiliki tanggungjawab yang sedemikian besar pada anak-anaknya.

Ayah selalu memberikan harapan dan cita-cita masa depan yang lebih baik.
Beliau mengajari bagaimana hidup yang harus selalu mendekatkan diri pada Allah swt,
beragama Islam secara baik, harus menuntut ilmu pengetahuan tanpa henti,
harus selalu berbuat baik dengan orang tua, saudara dan sesama,
dan yang tidak kurang pentingnya lagi adalah harus selalu berjuang untuk ilmu,
agama, dan kehidupan bermasyarakat.

Ayah adalah seorang karyawan biasa yang hanya mendapatkan penghasilan rendah
dan juga tidak menentu, tetapi harus membiayai anak nya 5 orang untuk sekolah,
makan sehari hari dan kehidupan sosial lainnya,
aku masih ingat ketika ayahku pulang kerjadia selalu minta di injak-injak badannya,.
atau di urut betis nya,..kadang pulang laruut malam
aku juga Ingat ayahku suka sekali dengan anak-anak,

Ayah adalah seorang Yatim Piatu sejak kecil, bahkanbeliau tidak pernah mengenal ayahnya (TNI)
Kakekku berasal dari Ujung Pandang bernama abdul Rasyid,..
Padahalayahku ingin sekali bertemu dan tahu bagaimana rupa dari ayahnya,...
sampai akhir hidupnya.

Ayahku suka sekali dengan masakanku,.. karena ayahku jugasuka memasak,..
dia selalu mengingatkan masakan nenek ku yang aku juga tidak mengenal nya dengan jelas
karena beliau sudah tiada sejak melahirkanbibiku,..adik dari ayahku.

Ayahku juga seorang yang suka olah raga badminton, tenismeja, Catur
Ayahku memiliki banyak sekali teman, dan beliau sukasekali jalan keliling kampung .
Ayah juga sangat terkenal dengan pengetahuannya diberbagai macam bidang ilmu,
Ayahku juga seorang aktifis muhamadiyah ketika mudanya,..
Ayahku suka sekali dengan lagu gelas-gelas kaca  cipt Rinto Harahap,..
dan lagu berjudul  Ayah  yang di nyanyikan oleh Hetty Koes Endang,...
Aku sangat bangga memiliki ayah seperti ayahku,..

Ayah  telah berjasabesar dalam mengantarkan putra putrinya menjadi dewasa,
Walaupun penuh dengan problem dan tantangan
yang selalu dihadapi dengan tabah, sabar, istiqomah, dan ikhlas.

Yang membuat ku sedih adalah ketika ayahku di nyatakan Menderita Kanker USUS,..
Kami sekeluarga Sangat TERPUKUL,... apalagi ayahku,... beliau sangat sediih,..
Aku sendiri tidak berdaya,...
Aku tidak kuat meneruskan ini,...

Ayaaaahh,...  kami:
Siti Noor Baity
Siti Noor Azizah
Siti Noor Lailah
Siti Noor Ainy
Amir Hamzah

Dari Lubuk  hati yang terdalam ,...
Kami sangat mencintai mu,...

Selamat Ulang Tahun,.. 18 Agustus

Ayah kami Abdul Halim Syafri Bin Abdul Rasyid

Happy Birthday My Nadya (Impianku) 7 April 2010

Impianku ,...
oh aku sudah memberikannya nyawa,
aku menghidupkannya dalam hari hari ku ,
ketika membuka mataku ,
saat mengawali hari,
aku menyapanya.
Seperti aku menyapa matahari .

Ketika beraktivitas,..
aku biarkan dia menyelusup ke dalam hati ku,
kedalam jantung ku,..
mengintip perasaanku dan
membiarkan nya berteriak bahwa ia menunggu ku.
aku meletakkannya dalam tahkta tertinggi di pikiranku.
Mengalirkan lewat darahku
Membiarkan semua partikel dalam tubuhku merasakan sensasinya.
aku biarkan tanganku meraba sebentar seperti apa wujudnya ,
dan merasakan setiap detail keindahannya.
aku biarkan hasratku semakin berkembang pesat,...

Tumbuh,..
tumbuhlah menjulang tinggi ke atas,..
sampai dengan menyentuh ujung langiit,..
dan mendekati matahari
mendekati bulan dan bintang,..

Impianku seperti pohon yang menjulang tinggi
tapi akarnya menancap tanah
aku membiarkan impianku itu
tertanam jauh dalam hatiku
dan ragaku ada di bumi
tapi kubiarkan jiwa ku melesat bersamanya
jauuh ku ikuti kemanapun ia bermain,..
terbang,. terbanglah di atas sana,..
seperti layang layang yang di ulur dan menari di atas sana.
Kubiarkan dirimu meliuk di lihat semua mata,..
sampaikan bahwa aku selalu ada
disini,....
Untukmu ,..
Impian ku Nadya Safa,...

My Dream
Wednesday, 31 March 2010.

"ADA CINTA DI HATI"

PUISI CINTA FAVORITE (Winner)

Sayang,..
Aku datang dengan sebuah bunga kering di dalam bukuku,..
Ini adalah bunga Melati yang pernah kau berikan padaku,...
Aku hampir melupakanmu,..
tetapi seperti biasa,..
Hal kecil yang mengingatkan ku padamu,..
merasuk dalam hidup ku,..
Apakah aku akan bisa melupakan mu selamanya?
"Tidak akan pernah "
Jiwa ku menangis,..
kamu sudah menjadi bagian dari diriku,.
bahkan separuh nafasku,.
aku rasakan setiap detik denyut nadi mu,..
Tidak peduli betapa keras sudah aku coba tuk melupakan mu,..
kamu selalu hadir bagaikan sihir yang menghantui mimpiku,..
Aku masih tidak mengerti apa yang terjadi ,..
Aku tidak tahu kenapa kamu pergi,..
Aku fikir aku mengenal mu,..
bahkan sangat mengenal mu,..
Nyatakah cinta yang pernah kita bagi?
Ataukah itu semua cuma khayalan saja?,.
Mengapa kata-kataku tidak sampai pada mu?
Aku fikir kadang kamu hanyalah bagian dari khayalan ku saja
Tetapi kemudian aku temukan ,.
bagian dari khayalanku,..
tetapi kemudian aku temukan bagian dari dirimu,..
yang membuktikan kita pernah bersama,..
Aku telah kehiiilllaaangggaan muuuu,...
Tahukah kau,.. kau bawa jiwaku ketika kau pergi,..
dan aku masih mencari ,.
diantara debu dan kenanganmu,...

By Zee
February 16, 2009

Cita, Cinta dan Harapan

Ya Allah Jika Engkau menginginkan hal ini terjadi,..
Maka jadilah,..
Karena aku tahu jika engkau telah berkehendak,..
Aku tak mampu menolak,..
yang aku bisa lakukan adalah
Berdoa dan berusaha untuk bangkit,..
tapi jika Engkau telah memutuskan,
maka aku hanya dapat berharap agar keputusanMu
dapat di ubah,..

Ya Allah jika Engkau menginginkan aku untuk menatap dunia ini,..
Maka ijinkanlah aku untuk merubahnya,.
maka aku akan memasrahkan diri ini dan aku akan tersenyum,.

Namun jika Engkau mau aku ingin berjuang di dunia ini,..
maka ijinkan aku berjuang dengan kuat,..
namun jika perjuangan ini tak seperti yang aku harapkan,.
Kuatkan IMANku.

Ya Allah sebenarnya aku takut,.
takut tidak bisa ikhlas menerima cobaan ini,.
Ya Allah Sebenarnya aku Takut,..
Takut bahwa aku akan menyerah,..
Ya Allah sebenarnya aku ingin menangis kencang,..
Namun aku ingin terlihat kuat oleh Mu,...

Akan ku nikmati sakit ini dengan senyuman,..
dan berharap bahwa Engkau
mendengar semua pinta ku,..
Maaf jika aku tak bisa ikhlas,..
maaf jika aku selalu mengeluh,..
Aku hanya manusia biasa, yang selalu mengeluh kesah,..
Aku tahu Kau sayang padaku,..
Aku tahu Kau mencintaiku,..
Aku akan ikhlas jika dengan cara ini Kau tunjukkan Cinta dan SayangMu padaku
Aku akan merasakan kebahagiaan jika kau meridhoi semua usahaku,..
Amiin ya Rabbal alamin,..

By Zee

28 Desember 2006

Thursday, March 1, 2012

SUPER WOMAN today

Hari ini kamis tanggal 1 Maret 2012, pagi ini saya berangkat dari rumah agak lebih pagi dari biasanya karena semalam kendaraan saya saya tinggal di kantor dan hari ini saya harus naik angkutan umum.
Dari depan komplek saya naik angkot jurusan ke Lebak Bulus No angkot 106, hari ini hujan rintik saya menggunakan payung dan saya memberhentikan angkot yang pada saat itu sudah berisi 5 orang di sisi samping kiri dan di sisi samping kanan 2 orang,  saya duduk di sisi sebelah kanan , tepat di tengah kedua orang tersebut.

Sebelah kanan saya  adalah seorang bapak dan sebelah kiri saya seorang ibu yang berumur  tetapi dari penampilannya ibu itu masih terlihat cantik dengan jilbab bergo + baju batik yang di gunakannya  , ibu itu tersenyum kepada saya  dan saya balas kembali dengan senyuman, dia menyapa saya dengan “turun di mana dek?” saya jawab “Saya turun nanti sebelum Pasar jum’at bu” ibu itu bilang : “Oh di PDK?” saya  jawab “Iya, dari situ nanti saya naik ojek ke kantor” dan ibu itu menjawab lagi : “Memang berkantor di mana?”……….. akhirnya percakapan kami menjadi panjang , ternyata ibu itu sudah berusia 66 tahun dan saat ini dia akan mengajar bahasa inggris di TK Al-Fath di daerah Cirendeu Ciputat,  setelah itu dia juga harus mengajar Private jam  6 sampai jam 7 malam nanti di daerah pondok labu, saat ini beliau tinggal sendiri di komplek INKOPAD Parung, dalam waktu yang sangat terbatas sekitar 20 menit ibu itu dapat menceritakan seluruh kisah hidupnya kepada saya.

Berikut sekelumit kisah Ibu LIENA yang saya temui pagi ini,….
Ibu ini adalah seorang anak priyayi Solo dan keluarga nya dari 10 orang bersaudara sekarang yang masih hidup 3 orang  Ibu Liena tinggal di Parung dan kedua kakaknya yang tinggal di Jogya. Ibu Liena memiliki 4 orang anak, 1 orang anaknya sudah meninggal dunia, 1 perempuan menjadi dokter, 2 orang anak laki-lakinya menjadi  Insinyur (Ir), dia adalah bekas seorang istri angkatan darat suaminya seorang Letnan Kolonel.

Di awal perkawinannya dia mendapatkan tekanan yang sangat besar dari mertuanya yang cemburu kepada nya, dia merasa masih sangat memiliki anaknya. Ibu Liena dan suami mengalami kebahagiaan sampai dengan ibu Liena melahirkan anak pertama dan ibunya ikut tinggal bersama dalam keluarganya , suaminya terus memukuli nya sampai anaknya semua kuliah dan  akhirnya Ibu Liena sudah tidak tahan lagi dan berpisah, banyak permasalahan yang terjadi dalam keluarga Ibu Liena ini, DIA Bertahan hanya untuk ANAK-ANAK nya karena dia tidak ingin anaknya tinggal bersama ibu tiri itu adalah alasan pertama dan alasan kedua adalah dia ingin anaknya mengantongi gelar pendidikan sampai sarjana.

Beliau sangat dekat dengan ibu pejabat (Jendral,.......) dan pemilik salah satu yayasan pendidikan ternama di Jakarta, sehingga beliau dapat mengajar dan dalam usianya yang ke 66 tahun dan masih bisa berkarya, bahkan dia bilang dia masih mencari uang dengan membuat cheese stik dan di titipkan ke cafeteria sekolah tempat dia mengajar.

Ibu LIENA ini berprinsip, tidak ingin meminta  dan tidak ingin menyusahkan orang untuk kebutuhannya (Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah) dan ibu Liena ini tidak ingin menjadi tangan di bawah .
HEBAT! Itu yang aku fikirkan saat bicara dengan nya, aku mengelus-elus pundak itu sambil tulus dari dalam hati keluar doa untuk nya,… Semoga Ibu LIENA di berikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalani kehidupan ini Ya Allah, dan kembali dalam sholat Dzuhur dan Ashar ku siang ini aku berdo’a untuk hal yang sama,.. Amiiin.

Yang membuat aku terharu dan menitikkan air mata adalah saat dia mengatakan  beberapa saat lalu saat ia mendapat rizki entah dari mana sebesar Rp. 40 juta rupiah,… itu sudah dia belikan tanah makam untuknya dan bahkan dia sudah mengurus untuk transport jenazahnya nanti untuk di bawa ke Jogja, serta untuk acara Tak’ziah sudah di urusnya.

Saat ini Ibu LIENA tinggal sendiri di rumahnya INKOPAD, dan dia berharap saya dan anak saya Nadya untuk main ke rumah nya,.. bahkan dia sempat mencium saya di angkot tersebut 2 kali, saya juga menguatkannya dengan mencium tangan Beliau,.. seperti nya beliau menangis,.. dan saat itu juga  Beliau bilang mengangkat  saya  menjadi anaknya, dia memberi 2 nomor telepon kepada saya, dia berharap saya dapat menelpon nya.

WISH YOU ALL THE BEST IBU LIENA,…. Banyak Hikmah yang aku ambil dari kisah ibu pagi ini,….

By. Zee

Tuesday, February 28, 2012

“MY REAL STORY” We Cannot Tell Our FUTURE

When I was a little kid, I want to be a police woman, because I like doing marching and really like taking a part in scouting organization.
When I was graduated from High School, I found that everything was not as good as what I want... My parents could not afford me to go to police academy since my parents has no expense for it. It was really grateful that even though we are from middle income families, my parents can survive with their 5 children.

When I was in the middle school, I had been a Role model.
I really like my senior that I think she’s a beautiful, friendly, attractive, smart and active woman. She was a chairman of my school organization.

And when I was at High School, I decided that I am still going to be “Role Model” and I DID IT!

 I had a lot of organizations to follow, Scouting, KNPI, Pemuda Pancasila, and also active in Student Organization throughout the South of Jakarta (Bulungan).
I really like have a lot of friends from any kind of school, either public school or private school. I was doing several events and sometimes appointed as a master of ceremonial for many thematic seminars like AIDS, the dangers of smoking, and others.

It was so exciting for me, since I’ve got so many new knowledge, new things that I supposedly need to know that there were a lot of young people from various sources, those who are expert in their fields in our social activities, and from psychologists as well.

I was also active in Scouting Organization where I have been The Vice Chairman of Dewan Kerja Pramuka Penegak & Pandega Jakarta Selatan during 1997 to 2000. Meanwhile I was being The Vice Chairman of Dewan Kerja Pramuka Penegak & Pandega Ranting Kebayoran Lama at the same period as well. During 1995 to 1996 I was appointed as well as The Secretary of Student Senate at “Purnama” Academy of Secretary and Management. Several positions have been achieved at my several organizations such as The KNPI Secretary of Jakarta Selatan (1995-1996), The Chairman of Perguruan SILAT PERISAI DIRI SMKN 9 (1992-1994) Kebayoran Lama Jakarta Selatan, and The Chairman of Student Intern Organization at SMKN 9 (1992-1993).
I have a lot of activities and events, just name it and I will do it! Wew! It really squeezed a lot of energy that I have. When we’re doing with all our heart then everything automatically will flow … idea and creativity.  It will show up without permission and it just happens!

I began to enter the world of work after graduated from High School.
I worked during the day and after office hour, I went to college.
I spend my own money (wage work) for college since my parents could not finance my college expenses...  It was really grateful that I can go to the college. It was “Academy of Secretary and Management” as my choice at that time.

Even though I was working at that time, I was trying to do my BEST in my college and thanks Allah, “Alhamdulillah” I got the scholarship at “Purnama” Academy of Secretary and Management for 2 years (1994-1995) and also graduated with CUM LAUDE result.

After that I got married with a man that I LOVE. I believe I can do the BEST THING IN MY LIFE together with HIM, that’s why I decided to quit from my job at that time where I have been a sales manager for a tourist program at one of companies owned by foreigners.

I was planning to have my own business, but suddenly I got pregnant. I really enjoyed my new life, being a mommy and house wife! What I felt was so HAPPY, so complete in having a lovely baby and a great husband. What a PERFECT LIFE for me! I’ve learned so many things about Motherhood because I want to give MY BEST for my daughter, my husband, and my big family as well.

At that time, my father was sick (Cancer Colon) and I felt I was not useful as her daughter because I couldn’t help to pay the ill treatment of him.  My father passed away in 2003 . Having learned from that, I tried to find a job to help my mother paying the debt used for medical treatment after my father passed away.

Then thanks Allah, finally I got the JOB and I can help my mother paying the debt.
I enjoyed my working world, and also being grateful always that I still can did “my mother job” after working hour. I was trying hard to manage everything as I used to be.

But… human is human, nothing can be PERFECT! I never expected, not even thought that this would happen to me. My husband had an affair with his friends in the office that it made us been split up. We have decided to get divorce afterward.

That was THE HARD thing in my entire life. You feel so betrayed by someone you believed in, someone you love with all of your heart and hope to reach a bright future with, while have to continue caring and maintaining for the child.
 And now he’s had a new life with his new WIFE and living abroad, far away from my daughter and I...

Thanks Allah, I can survive! I can send my daughter to the best school in my live hood.
 I can have my own home and my own car (although the car is paid off J), I can help my mother every month, and I am working as a manager in a coal mining company.

I am very grateful for everything that happened in my life… J

And for my FUTURE... I just want to do THE BEST I CAN DO… and for the rest I believe Allah SWT will LEAD me the way…  Amiieenn.

By Zee