Di pojok gang komplek di Kampung Bukit Sawangan Indah,..
Diantara tumpukan buku-buku
Dan Senyum anak-anak di hari minggu
Bermain dengan anak-anak
Membacakan cerita kepada anak-anak
Membaca puisi bersama mereka,…..
Bisakah Mimpiku Terwujud?
Bisakah aku diantara anak-anak
*****Masih Mimpikah Aku*****
Ya Masih Mimpi,…. karena itu masih dalam Angan dan Cita-Citaku,……..
Berharap dalam tahun ini dapat mewujudkan mimpiku menjadi kenyataan
Salah seorang teman saya dia seorang yang pintar, di kampus, indeks prestasinya selalu bagus. Bahkan, ketika lulus kuliah mendapatkan predikat cumlaude. Melihat potensi yang dia miliki, kemudian dia mulai mendaftarkan diri menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) disalah satu departemen negeri ini.
Salah seorang temanku yang lain begitu terobsesi menjadi pebisnis sejati, dia ingin kaya, menjadi seorang investor. Dengan begitu, dia tidak bekerja untuk mendapatkan uang tetapi uang yang bekerja untuknya. Mendengar mimpi teman saya itu, saya hanya bisa bergumam pelan”Mimpi yang luar biasa”. Sepertinya hidupnya enak kalau benar-benar terwujud.
Temanku yang lainnya juga seorang yang pintar, dan bertanggung jawab dalam pekerjaannya dia serius dan focus dalam melakukan pekerjaan, kemudian dia loncat dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya dan mendapatkan fasilitas serta gaji yang lebih baik tentunya.
Mimpi sederhanaku, membuat sebuah “POJOK BACA” di rumah. Kebetulan, rumah saya di bawah mempunyai ruangan yang masih kosong. Setelah saya timbang-timbang, rasanya kok tepat jika sebuah pojok ruangan saya buat yang disana orang-orang bisa membaca koleksi buku-buku yang ada, rencana saya, kelak ruang pojok itu akan saya diberinama “POJOK BACA” (Box Corner) itu mungkin akan mirip dengan “Omah Sinau” yang didirikan oleh adik kelas saya Yanti Kusumadewi di rumahnya di daerah Ciputat.
Aktivitas kesehariannya, banyak orang yang akan membaca buku, mendengarkan dongeng, berlatih teater, belajar bahasa asing dan tentu saja aktivitas pokoknya yaitu membudayakan ruangan membaca dan menulis sejak dini. Setidaknya, begitulah. Mimpi kan boleh-boleh saja. Kalau mimpi saja dilarang, ah betapa tidak indahnya hidup ini.
Maka dari itu, disela-sela perjuangan saya bekerja saya juga mulai mengumpulkan buku-buku yang kelak akan menjadi koleksi di “POJOK Baca”. Saya ingin cepat-cepat mewujudkan mimpi ini. Saya merindukan bahwa anak-anak di komplek rumah dan sekitar saya tak kalah wawasan nya dengan orang kota karena dia rajin membaca buku dan belajar. Dengan wawasan yang luas itu, harapannya kelak kehidupannya akan lebih baik.
Dan siapa tahu (Twink Twonk), mimpi-mimpiku yang lain juga akan berawal dari sana. Membuat buku (novel) Amiin, menjadi kolumnis specialis UHuuuKKKK…, mempunyai usaha sendiri yang kecil-kecilan untuk menyambung hidup Yeeess!. Dan, tentu saja bisa menikah lagi dengan Laki-laki muslim, sholeh dan baik Ammiiiin Ya Rabb. Inilah sekelumit tentang impianku mengenai “Pojok Baca”. Bagaimana dengan impianmu, maukah kamu berbagi denganku..?
By. Zee
No comments:
Post a Comment